Agar hasilya memuaskan dan tidak menemui kegagalan, yuk simak dulu sejumlah tips berikut ini .. :)
- Kue yang dibuat dengan bantuan sendok.
Gunakan 2 buah sendok teh untuk mendapatkan bentuk dan besar kue yang seragam. Beri jarak antara kue yng satu dengan yang lainnya, apalagi bila kue yang dibuat menggunakn bahan pengembang. - Kue yang disemprot.
Bentuk dan besarnya kue sangat tergantung bentuk dan besarnya spuit yang digunakan. Sebaiknya, pada saat menyemprotkan adoan tidak terlalu tebal, supaya kue bisa cepat matang. Beri jarak antara kue yang satu dengan yang lainnya, agar tidak saling menempel. - Kue kering yang dicetak.
Agar adona tidak lengket pada rolling pin, sebaiknya adonan dilapisi dengan 2 buah plastik, kemudian adonan digiling sampai ketebalan 2 mm. Jika kue terlalu tebal biasanya kue akan jadi keras dan tidak terasa renyah.
Dan sebelum mencetak kue, sebaiknya cetakan dicelupkan dulu di tepung terigu. Dijamin kue akan terbentuk sesuai keinginan. - Kue kering yang dibentuk dengan tangan.
Yang perlu diperhatikan adalah, sebaiknya kue jangan terlalu lama dibentuk dengan tangan, karena kue akan jadi keras.
Bila adonan terlalu lembek, jangan terburu-buru menambahkan tepung. Sebaiknya kue diistirahatkan dalam lemari es selama 5 menit, setelah kue agak keras baru siap untuk dibentuk. - Kue kering yang dipotong-potong.
Biasanya adonan kue ini cederung lebih padat, karena nantinya akan dipotong. Adonan dibentuk silinder, lalu bungkus dengan plastik supaya tidak cepat kering. lalu simpan dalam lemari es selama 35 menit.
Lalu potong-potong adonan dalam keadaan masih keras, supaya medapatkan bentuk bulat yang cantik. Jika adonan dirasa sudah tidak mengeras lagi, sebaiknya masukkan kembali ke dalam lemari es.
Selamat mencoba dan semoga bermanfaat yaaa .. Happy cooking dears :))
Sumber : Nova
Sumber : Nova
Tidak ada komentar:
Posting Komentar